Minggu, 24 April 2011

KEGIATAN KKG PROGRAM BERMUTU GUGUS YOS SUDARSO BATANG


Kegiatan KKG Program Bermutu yang diselenggarakan oleh Gugus Yos Sudarso UPT Disdikpora Batang ini diikuti oleh 56 guru kelas, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 yang terdiri dari 9 sekolah, yakni 1 SD inti (SD Negeri Karangasem 04) dan 8 SD imbas lainnya.

Dijumpai disela-sela kegiatan, Casodo. SPd.SD selaku Ketua KKG Gugus Yos Sudarso yang didapingi oleh Sunardi, S.Pd selaku ketua Gugus mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas kerja yang mengacu pada 4 kompetensi guru.

”4 kompetensi tersebut adalah Pedagogik, profesionalisme, sosial dan pengembangan diri yang kami kupas dalam 19 kali pertemuan, 3 kali in servis dan 16 kali onservis”, jelasnya.

Dipaparkan Casodo yang juga sebagai Guru SD Negeri Karangsem 10 ini, bahwa kegiatan Tahap I adalah inservis. Kegiatan inservis ini dilaksanakan selama 3 hari yang dilaksanakan pada tanggal 5-7 Agustus lalu yang di buka oleh Pengawas TK/SD dabin 2 UPT Disdikpora Batang untuk mengawali kegiatan onservis yang 16 kali pertemuan.

”Kegiatan inservis diisi dengan materi pendahuluan dan materi pengenalan penggunaan teknologi TIK, yang kedua KTSP, ketiga pengenalan bahan belajar mandiri, model-model pembelajaran, metode pembelajaran dan studi kasus, lesson studi dan learning jurnal dan ditambah bank soal serta kisi-kisi”, paparnya.

Casodo juga menjelaskan, kegiatan inservis dilanjutkan dengan kegiatan onservis yang dilaksanakan sebanyak 16 kali pertemuan setiap hari sabtu.

”Kegiatan On servis mengupas tentang generik-generik yang muaranya pada PTK. Disamping itu ada kegiatan ICT selama 2 kali pertemuan. Dikandung maksud agar guru itu bisa mengoperasikan menulis dengan mengunakan komputer dan penjelajahan internet”, imbuhnya.

Kegiatan KKG Program Bermutu ini di isi oleh Narasumber dari kabupaten atau yang lebih dikenal dengan istilah DCT atau guru pemandu dari tingkat kabupaten.

“Kegiatan ini dibiayai dari dana Program DBL program bermutu dengan besaran nominal tahap pertama 27 juta. Yang pelaksanaannya sesuai aturan yang memberi pinjaman”,pungkas pria Batang, 21 September 1969 ini. (Trie)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar